UJI HEDONIK LILIN AROMATERAPI KOMBINASI DARI MINYAK PEPPERMINT (MENTHA PIPPERITA L.) DAN MINYAK KAYU PUTIH (EUCALYPTUS GLOBULUS)

UJI HEDONIK LILIN AROMATERAPI KOMBINASI DARI MINYAK PEPPERMINT (MENTHA PIPPERITA L.) DAN MINYAK KAYU PUTIH (EUCALYPTUS GLOBULUS)

Cristian Fernando Morentes (2026) UJI HEDONIK LILIN AROMATERAPI KOMBINASI DARI MINYAK PEPPERMINT (MENTHA PIPPERITA L.) DAN MINYAK KAYU PUTIH (EUCALYPTUS GLOBULUS). Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

[img] Text
23.71.026858-Pendahuluan.pdf

Download (808kB)
[img] Text
23.71.026858-Karya-Full.pdf
Restricted to campus network only

Download (3MB)
[img] Text
23.71.026858-Formulir-Pernyataan.pdf
Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD

Download (1MB)

Abstract

Lilin aromaterapi merupakan salah satu bentuk aromaterapi yang memanfaatkan minyak atsiri untuk memberikan efek relaksasi dan meningkatkan kenyamanan. Minyak Peppermint (Mentha piperita L.) dan minyak Kayu Putih (Eucalyptus globulus) diketahui memiliki senyawa aromatik utama berupa menthol dan 1,8-sineol yang berpotensi memberikan efek menyegarkan dan menenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap lilin aromaterapi kombinasi minyak Peppermint dan minyak Kayu Putih pada berbagai konsentrasi serta menilai kesesuaian intensitas aromanya menggunakan metode Just About Right (JAR). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimental sederhana terhadap tiga formulasi lilin aromaterapi, yaitu F1 (5%), F2 (10%), dan F3 (15%). Data diperoleh melalui uji hedonik dan JAR yang melibatkan 30 panelis non-terlatih, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formulasi berada dalam kategori suka berdasarkan uji hedonik. Tingkat kesukaan tertinggi pada parameter kenyamanan di ruangan diperoleh formulasi F2 sebesar 72,6%, sedangkan nilai aroma keseluruhan tertinggi diperoleh formulasi F3 sebesar 68,0%. Hasil JAR menunjukkan formulasi F2 memiliki tingkat kesesuaian aroma tertinggi dengan kategori “pas” sebesar 76,7%, sementara F1 cenderung terlalu lemah dan F3 terlalu kuat. Dengan demikian, formulasi F2 memberikan intensitas aroma yang paling sesuai dengan preferensi panelis.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci: Lilin aromaterapi; Minyak atsiri; Uji hedonik; Just About Right; Peppermint; Minyak Kayu Putih
Subjek: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Program Studi: Fakultas Farmasi > Farmasi (D3)
Dosen Pembimbing 1: Nurul Qamariah
Date Deposited: 16 Jul 2026 07:15
Last Modified: 25 Aug 2026 11:47
URI: https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/163

Actions (login required)

View Item View Item