REKONSTRUKSI METODOLOGI MEDIASI PERCERAIAN MELALUI TEORI MEDIASI EVALUASI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

REKONSTRUKSI METODOLOGI MEDIASI PERCERAIAN MELALUI TEORI MEDIASI EVALUASI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Muhammad Hanafi (2026) REKONSTRUKSI METODOLOGI MEDIASI PERCERAIAN MELALUI TEORI MEDIASI EVALUASI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

[img] Text
22.41.025816-Pendahuluan.pdf

Download (492kB)
[img] Text
22.41.025816-Karya-Full.pdf
Restricted to campus network only

Download (1MB)
[img] Text
22.41.025816-Formulir-Pernyataan.pdf
Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD

Download (444kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep evaluative mediation yang dikemukakan oleh Laurence Boulle, mengevaluasi kesesuaiannya sebagai metode mediasi dalam perkara perceraian ditinjau dari perspektif hukum Islam, sekaligus merekonstruksi sebuah metodologi baru yang dapat digunakan sebagai alternatif metodologi mediasi untuk menyelesaikan sengketa perceraian. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum adanya metodologi mediasi yang terstruktur dan adaptif dalam praktik mediasi perceraian, sehingga mediasi cenderung bersifat prosedural dan kurang efektif dalam mencapai perdamaian substantif. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif yang dipadukan dengan pendekatan empiris secara terbatas melalui wawancara dengan mediator, ilmuwan psikologi, dan akademisi hukum Islam. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan konseptual, perundang-undangan, dan perbandingan, dengan analisis kualitatif yang mengintegrasikan data normatif dan empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluative mediation memiliki karakteristik berupa peran aktif mediator dalam memberikan penilaian, arahan, serta pertimbangan rasional dan psikologis kepada para pihak. Pendekatan ini dinilai lebih adaptif dalam menangani kompleksitas konflik perceraian yang bersifat emosional. Dalam perspektif hukum Islam, metode ini tidak bertentangan dengan prinsip ishlah dan mekanisme hakam, bahkan memiliki kesesuaian dalam upaya mewujudkan perdamaian, keadilan, dan kemaslahatan. Oleh karena itu, evaluative mediation dapat direkonstruksi sebagai metodologi mediasi perceraian yang lebih substantif melalui integrasi aspek hukum dan psikologis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Kata Kunci: Mediasi Evaluasi; Mediasi Perceraian; Psikologi; Rekonstruksi Metodologi
Subjek: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Program Studi: Fakultas Hukum > Hukum Keluarga (S1)
Dosen Pembimbing 1: Sanawiah
Dosen Pembimbing 2: Ardi Akbar Tanjung
Date Deposited: 20 Jul 2026 06:56
Last Modified: 25 Aug 2026 11:47
URI: https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/176

Actions (login required)

View Item View Item