ANALISIS HAMBATAN PELAYANAN KONSELING LINTAS BUDAYA DI SMA 1 MUHAMMADIYAH PALANGKA RAYA

ANALISIS HAMBATAN PELAYANAN KONSELING LINTAS BUDAYA DI SMA 1 MUHAMMADIYAH PALANGKA RAYA

Bella Safira (2026) ANALISIS HAMBATAN PELAYANAN KONSELING LINTAS BUDAYA DI SMA 1 MUHAMMADIYAH PALANGKA RAYA. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

[img] Text
19.21.021650-Pendahuluan.pdf

Download (414kB)
[img] Text
19.21.021650-Karya-Full.pdf
Restricted to campus network only

Download (2MB)
[img] Text
19.21.021650-Formulir-Pernyataan.pdf
Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD

Download (732kB)

Abstract

Bella Safira. 2026. Analisis Hambatan Pelayanan Konseling Lintas Budaya di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya. Skripsi. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya. Pembimbing: (I) Dr. Asep Solikin, M.A., (II) Suniati, M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah dalam analisis pelayanan konseling lintas budaya di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah peserta didik dan guru. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan tahapan yang terdiri dari Reduksi data (Reduction Data), penyajian data (Data Display), dan Penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan penyebab hambatan pelayanan konseling lintas budaya, masalah ini berkaitan dengan beberapa peserta didik di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya, yaitu : (1) Konselor mengalami suatu kesulitan dalam menggunakan Bahasa yang sama dengan lancar, (2) Terjadinya kesalahpahaman akibat adanya perbedaan interprestasi terhadap bahasa tubuh, kontak mata, ekspresi wajah atau jarak fisik antar budaya, (3) Terdapat konflik atau ketidaksesuaian dalam nilai-nilai yang di yakini klien dengan nilai-nilai yang secara implisit di gunakan dalam proses jalannya konseling tersebut, Contohnya seperti Pandangan tentang kesehatan mental, peran gender, atau pengambilan keputusan dalam penyelesaian konflik yang terjadi, (4) Klien merasa tidak nyaman atau sulit untuk mengungkapkan masalah karena norma budaya yang melarang, (5) Konselor atau Klien menunjukan perilaku atau pernyataan yang didasari oleh stereotip atau bias budaya yang di sederhanakan, yang mana dapat menghambat terjalinnya hubungan yang tulus dalam pelayanan konseling, (6) Perbedaan cara pandang mendasar terhadap suatu masalah, Misalnya seperti seorang konseli atau klien melihat dan menganggap masalah sebagai sebuah takdir yang harus di jalani, sedangkan sesuatu harus segera di ubah melalui intervensi, (7) Konselor kurang memahami latar belakang budaya klien atau kurang peka terhadap isu-isu multikultural, (8) Konselor gagal mengadaptasikan teknik atau sebuah pendekatan pelayanan konseling yang sesuai dengan konteks budaya klien tersebut, sehingga konseling tersebut dianggap tidak efektif, (9) Adanya sebuah kebijakan atau lingkungan fisik layanan yang kurang mendukung keragaman budaya yang ada disekitar sekolah, misalnya kurang dalam memberikan materi bilingual sehingga suasana menjadi tidak inklusif. Kata kunci: analisis hambatan pelayanan konseling lintas budaya

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Kata Kunci: ANALISIS HAMBATAN PELAYANAN KONSELING LINTAS BUDAYA; PELAYANAN KONSELING LINTAS BUDAYA; KONSELING LINTAS BUDAYA DI SEKOLAH; HAMBATAN PELAYANAN KONSELING LINTAS BUDAYA DI SEKOLAH
Subjek: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Program Studi: Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling (S1)
Dosen Pembimbing 1: Asep Solikin
Dosen Pembimbing 2: Suniati
Date Deposited: 24 Jul 2026 02:24
Last Modified: 25 Aug 2026 11:47
URI: https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/199

Actions (login required)

View Item View Item