KONSEP BIRRUL WALIDAIN DALAM KONFLIK ANTAR PASANGAN DAN ORANG TUA PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM

KONSEP BIRRUL WALIDAIN DALAM KONFLIK ANTAR PASANGAN DAN ORANG TUA PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM

M.noormajid (2026) KONSEP BIRRUL WALIDAIN DALAM KONFLIK ANTAR PASANGAN DAN ORANG TUA PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

[img] Text
22.41.025809-Pendahuluan.pdf

Download (268kB)
[img] Text
22.41.025809-Karya-Full.pdf
Restricted to campus network only

Download (2MB)
[img] Text
22.41.025809-Formulir-Pernyataan.pdf
Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD

Download (277kB)

Abstract

Konflik antara pasangan dan orang tua merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi dalam kehidupan keluarga muslim. Konflik tersebut muncul akibat adanya perbedaan kepentingan, pandangan, maupun campur tangan orang tua dalam kehidupan rumah tangga anak yang telah menikah. Kondisi ini sering menempatkan seorang anak pada posisi dilematis karena harus menyeimbangkan kewajiban berbakti kepada orang tua (birrul walidain) dengan tanggung jawab memenuhi hak dan kewajiban terhadap pasangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep birrul walidain menurut ajaran Islam dan hukum keluarga Islam serta mengkaji implementasinya dalam penyelesaian konflik antara pasangan dan orang tua. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap Al-Qur’an, hadis, peraturan perundang-undangan, buku, dan jurnal ilmiah yang relevan. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa birrul walidain merupakan kewajiban anak untuk menghormati, memuliakan, dan berbuat baik kepada orang tua sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt. Namun, ketaatan tersebut tidak bersifat mutlak dan harus tetap berada dalam koridor syariat Islam. Implementasi birrul walidain dalam penyelesaian konflik antara pasangan dan orang tua dilakukan dengan mengedepankan prinsip keadilan (al-'adl), musyawarah (syura), dan kemaslahatan (maslahah) sehingga hak orang tua dan hak pasangan dapat terpenuhi secara seimbang. Dengan demikian, hukum keluarga Islam memberikan solusi yang proporsional untuk menjaga keharmonisan keluarga dan mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Kata Kunci: birrul walidain; konflik keluarga; Hukum Keluarga Islam; Orang Tua
Subjek: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Program Studi: Fakultas Hukum > Hukum Keluarga (S1)
Dosen Pembimbing 1: Ariyadi
Dosen Pembimbing 2: Sanawiah
Date Deposited: 24 Jul 2026 02:28
Last Modified: 25 Aug 2026 11:47
URI: https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/201

Actions (login required)

View Item View Item