ANALISIS LIFE CYCLE ASESSMENT(LCA)TERHADAP UPAYA PENURUNAN EMISI METANA DI TPA BUKIT TUNGGAL MELALUI METODE COMPOSTING DAN METHANE CAPTURE MENGGUNAKAN SOFTWARE LANDGEM

ANALISIS LIFE CYCLE ASESSMENT(LCA)TERHADAP UPAYA PENURUNAN EMISI METANA DI TPA BUKIT TUNGGAL MELALUI METODE COMPOSTING DAN METHANE CAPTURE MENGGUNAKAN SOFTWARE LANDGEM

Tegar Pratama (2026) ANALISIS LIFE CYCLE ASESSMENT(LCA)TERHADAP UPAYA PENURUNAN EMISI METANA DI TPA BUKIT TUNGGAL MELALUI METODE COMPOSTING DAN METHANE CAPTURE MENGGUNAKAN SOFTWARE LANDGEM. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

[img] Text
22.52.026256-Pendahuluan.pdf

Download (4MB)
[img] Text
22.52.026256-Karya-Full.pdf
Restricted to campus network only

Download (9MB)
[img] Text
22.52.026256-Formulir-Pernyataan.pdf
Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD

Download (1MB)

Abstract

Pertumbuhan penduduk Kota Palangka Raya yang terus meningkat berdampak langsung pada tingginya timbulan sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bukit Tunggal, di mana pada tahun 2024 jumlahnya mencapai 58.491 ton. Dominasi sampah organik (63%) dengan pengelolaan eksisting controlled landfill memicu tingginya emisi gas metana (CH₄) akibat dekomposisi anaerobik, yang berpotensi menyebabkan pemasanan global dan risiko kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah emisi gas metana di TPA Bukit Tunggal menggunakan pemodelan software LandGEM serta mengevaluasi potensi penurunan emisi melalui penerapan metode composting dan methane capture dengan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA). Data yang digunakan mencakup data timbulan sampah tahun 2014-2024 serta proyeksi penduduk dan timbulan sampah untuk 20 tahun ke depan. Hasil pemodelan LandGEM menunjukkan bahwa emisi gas di TPA Bukit Tunggal diproyeksikan mencapai puncaknya pada tahun 2046. Pada titik puncak tersebut, estimasi produksi gas metana murni mencapai 2.411 Mg/tahun, total gas landfill sebesar 7.925 Mg/tahun, dan karbon dioksida (CO²) sebesar 4.411 Mg/tahun. Berdasarkan analisis LCA, skenario eksisting Controlled Landfill menghasilkan emisi metana tertinggi yaitu sebesar 1.973.000m³. Penerapan metode composting dengan target reduksi sampah organik sebesar 5% per tahun mampu menekan pembentukan metana secara signifikan melalui proses penguraian aerobik. Di sisi lain, teknologi methane capture terbukti sangat efektif mengendalikan 1.280.000m³ gas metana yang terbentuk untuk dimanfaatkan menjadi energi listrik potensial sebesar 4.480.000 kWh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara metode composting di hulu dan teknologi methane capture di hilir merupakan strategi pengelolaan sampah yang paling optimal, efektif, dan berkelanjutan bagi TPA Bukit Tunggal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Kata Kunci: life cycle asessment; emisi metana; methane capture; landgem; composting
Subjek: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Program Studi: Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan (S1)
Dosen Pembimbing 1: Rudy Yoga Lesmana
Dosen Pembimbing 2: Gusti Iqbal Tawaqal
Date Deposited: 10 Aug 2026 01:34
Last Modified: 25 Aug 2026 11:47
URI: https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/272

Actions (login required)

View Item View Item