TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PENGGUNAAN DAUN SIRIH HIJAU SEBAGAI ANTISEPTIK ALAMI DALAM PRODUK SABUN KEWANITAAN DIKELURAHAN KATIMPUM
Eudia Monika (2026) TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PENGGUNAAN DAUN SIRIH HIJAU SEBAGAI ANTISEPTIK ALAMI DALAM PRODUK SABUN KEWANITAAN DIKELURAHAN KATIMPUM. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
|
Text
23.71.026840-Pendahuluan.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
23.71.026840-Karya-Full.pdf Restricted to campus network only Download (6MB) |
|
|
Text
23.71.026840-Formulir-Pernyataan.pdf Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD Download (1MB) |
Abstract
Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk berbagai tanaman obat tradisional yang dimanfaatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan organ kewanitaan. Salah satu tanaman yang banyak digunakan adalah daun sirih hijau (Piper betle L.) yang diketahui memiliki kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan minyak atsiri yang berfungsi sebagai antiseptik, antibakteri, dan antioksidan. Pemanfaatam daun sirih juga berkembang dalam produk modern, salah satunya sabun pembersih kewanitaan untuk membantu menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan daun sirih hijau sebagai antiseptik alami dalam produk sabun kewanitaan di Kelurahan Katimpun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner benar-salah yang diberikan kepada 94 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Data dianalisis menggunakan rumus persentase untuk menggambarkan tingkat pengetahuan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat Kelurahan Katimpun tergolong baik dengan rata – rata persentase jawaban benar sebesar 93,64%. Pengetahuan responden mengenai definisi dan kandungan daun sirih sebesar 97,16%, pemanfaatan daun sirih dalam menjaga kesehatan organ kewanitaan sebesar 93,26%, penggunaan dalam produk sabun kewanitaan sebesar 91,48% serta keamanan dan efek samping penggunaan sebesar 87,95%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa masyarakat memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai penggunaan daun sirih hijau sebagai antiseptik alami dalam produk sabun kewanitaan, meskipun edukasi mengenai penggunaan yang tepat dan tidak berlebihan masih perlu ditingkatkan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci: | Daun sirih hijau; antiseptik alami; sabun kewanitaan; tingkat pengetahuan; kesehatan reproduksi |
| Subjek: | A General Works > AC Collections. Series. Collected works |
| Program Studi: | Fakultas Farmasi > Farmasi (D3) |
| Dosen Pembimbing 1: | Mohammad Rizki Fadhil Pratama |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 00:54 |
| Last Modified: | 25 Aug 2026 11:47 |
| URI: | https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/297 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
