PERAN TOKOH ADAT DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK KELUARGA (STUDI KASUS DI DESA BATU MAKAP)
Rif'at Pandya Putra (2026) PERAN TOKOH ADAT DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK KELUARGA (STUDI KASUS DI DESA BATU MAKAP). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
|
Text
24.41.233509-Pendahuluan.pdf Download (545kB) |
|
|
Text
24.41.233509-Karya-Full.pdf Restricted to campus network only Download (2MB) |
|
|
Text
24.41.233509-Formulir-Pernyataan.pdf Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD Download (917kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran tokoh adat dalam menyelesaikan konflik keluarga pada masyarakat di Desa Batu Makap. Konflik keluarga merupakan permasalahan sosial yang sering terjadi dalam kehidupan masyarakat dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti masalah ekonomi, kurangnya komunikasi,kecemburuan, serta campur tangan keluarga besar. konflik keluarga tidak hanya dipandang sebagai persoalan pribadi, tetapi juga sebagai persoalan sosial yang dapat memengaruhi keharmonisan masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan tokoh adat menjadi sangat penting karena memiliki kewibawaan dan peran sosial dalam menjaga stabilitas, perdamaian, dan hubungan kekeluargaan melalui mekanisme penyelesaian adat yang mengedepankan musyawarah dan nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran tokoh adat dalam menyelesaikan konflik keluarga serta mekanisme adat yang digunakan dalam proses penyelesaian konflik keluarga di Desa Batu Makap. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tokoh adat, pasangan suami istri yang pernah mengalami konflik keluarga, tokoh masyarakat, dan aparat desa yang dipilih secara purposive berdasarkan pengalaman dan keterlibatan mereka dalam penyelesaian konflik keluarga melalui mekanisme adat. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang sistematis mengenai peran tokoh adat dalam penyelesaian konflik keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh adat memiliki peran penting sebagai mediator, penasehat, penegak adat, dan penjaga keharmonisan sosial dalam masyarakat Desa Batu Makap. Tokoh adat berupaya menyelesaikan konflik keluarga melalui pendekatan musyawarah, dialog, dan perdamaian dengan mengedepankan nilai kekeluargaan dan adat istiadat setempat. Mekanisme penyelesaian konflik dilakukan melalui pemanggilan pihak yang bertikai, musyawarah adat, pemberian nasihat, mediasi perdamaian, dan pemberian sanksi adat apabila terjadi pelanggaran berat terhadap norma adat. Keberhasilan penyelesaian konflik dipengaruhi oleh tingginya penghormatan masyarakat terhadap tokoh adat serta kuatnya nilai kekeluargaan dalam masyarakat pedalaman. Dengan demikian, tokoh adat masih memiliki relevansi yang kuat dalam menjaga keharmonisan keluarga dan stabilitas sosial masyarakat di Desa Batu Makap.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Kata Kunci: | Tokoh Adat; Konflik Keluarga; Penyelesaian Konflik; Musyawarah Adat; Masyarakat Pedalaman |
| Subjek: | A General Works > AC Collections. Series. Collected works |
| Program Studi: | Fakultas Hukum > Hukum Keluarga (S1) |
| Dosen Pembimbing 1: | Ariyadi |
| Dosen Pembimbing 2: | Ardi Akbar Tanjung |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 00:35 |
| Last Modified: | 25 Aug 2026 11:47 |
| URI: | https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/303 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
