ANALISIS STABILISASI LERENG AREA LONGSORAN MENGGUNAKAN METODE FELLENIUS DAN GEOSTUDIO DI KAWASAN PT. DWIE WARNA KARYA, KAPUAS HULU, KALIMANTAN TENGAH
Dwi Putro Hardyanto (2026) ANALISIS STABILISASI LERENG AREA LONGSORAN MENGGUNAKAN METODE FELLENIUS DAN GEOSTUDIO DI KAWASAN PT. DWIE WARNA KARYA, KAPUAS HULU, KALIMANTAN TENGAH. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
|
Text
19.51.021848-Pendahuluan.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
19.51.021848-Karya-Full.pdf Restricted to campus network only Download (1MB) |
|
|
Text
19.51.021848-Formulir-Pernyataan.pdf Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD Download (337kB) |
Abstract
Dwi Putro Hardyanto, Analisis Stabilitas Lereng Area Longsoran Menggunakan Metode Fellinius dan GeoStudio di Kawasan PT Dwie Warna Karya, Kapuas Hulu, Kalimantan Tengah. Dibimbing oleh Ir. Amelia Faradila, ST., MT pembimbing I. di bombing oleh Ir. Rizkan Maulidi Ansyari, ST., MT pembimbing II ABSTRAK Longsor merupakan salah satu permasalahan geoteknik yang serin terjadi pada lereng dengan kondisi tanah yang memiliki kuat geser rendah serta dipengaruhi oleh faktor geometri lereng dan kondisi lingkungan. Kawasan PT. Dwie Warna Karya, Kapuas Hulu, Kalimantan Tengah, merupakan salah satu lokasi yang mengalami potensi ketidakstabilan lereng sehingga diperlukan analisis untuk mengetahui tingkat keamanan lereng menggunakan metode Fellenius dan aplikasi GeoStudio SLOPE/W serta membandingkan hasil faktor keamanan yang diperoleh dari kedua metode tersebut. Penelitian dilakukan berdasarkan data penyelidikan tanah berupa pengujian Standard Penetration Test (SPT) dan pengujian laboratorium tanah pada titik bor BH-01. Parameter tanah yang digunakan dalam analisis meliputi berat volume tanah sebesar 12,82 kN/m ³, kohesi sebesar 10,49 kPa, dan sudut geser dalam sebesar 7,48°. Geometri lereng yang dianalisis memiliki tinggi lereng 14 m dan sudut kemiringan 38°. Analisis stabilitas lereng dilakukan menggunakan metode Fellenius melalui perhitungan manual dengan pembagian irisan serta menggunakann aplikasi GeoStudio SLOPE/W 2018. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan (FK) yang diperoleh dengan metode Fellenius sebesar 0,85, sedangkan hasil analisis menggunakan GeoStudio SLOPE/W sebesar 0,98. Kedua nilai faktor keamanan tersebut lebih kecil dari nilai faktor keamanan minimum yang direkomendasikan sebesar 1,50. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi lereng pada lokasi penelitian berada dalam kondisi tidak stabil dan bisa mengalami longor.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Kata Kunci: | Stabilisasi lereng; Metode fellenius; GeoStudio; Faktor keamanan; Lereng |
| Subjek: | A General Works > AC Collections. Series. Collected works |
| Program Studi: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil (S1) |
| Dosen Pembimbing 1: | Amelia Faradila |
| Dosen Pembimbing 2: | Rizkan Maulidi Ansyari |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 00:39 |
| Last Modified: | 25 Aug 2026 11:47 |
| URI: | https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/307 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
