PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG KAMBING DAN NPK 20-10-10 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN INDIGOFERA DI TANAH BERPASIR
Jundy Joyo Kusuma (2026) PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG KAMBING DAN NPK 20-10-10 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN INDIGOFERA DI TANAH BERPASIR. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
|
Text
22.31.025953-Pendahuluan.pdf Download (320kB) |
|
|
Text
22.31.025953-Karya-Full.pdf Restricted to campus network only Download (3MB) |
|
|
Text
22.31.025953-Formulir-Pernyataan.pdf Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD Download (882kB) |
Abstract
KUSUMA, JUNDY JOYO. 2026. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Kambing dan NPK 20-10-10 Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Indigofera di Tanah Berpasir. Skripsi, Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian dan Kehutanan, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Pembimbing: (I) Dr. Saijo, S.P., M.P., (II) Dr. Nurul Hidayati, S.P., M.P. Tanaman Indigofera merupakan leguminosa pakan berkualitas tinggi, namun produktivitasnya terhambat oleh karakteristik tanah berpasir yang miskin hara dan berporositas tinggi. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh perlakuan tunggal maupun interaksi pemberian pupuk kandang kambing dan NPK 20-10-10 terhadap pertumbuhan dan produksi Indigofera di tanah berpasir. Penelitian dilaksanakan selama empat bulan di Kecamatan Sebangau, Palangka Raya, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang kambing: K1 (10 t ha⁻¹), K2 (15 t ha⁻¹), dan K3 (20 t ha⁻¹), sedangkan faktor kedua adalah dosis NPK 20-10-10: N1 (100 kg ha⁻¹), N2 (150 kg ha⁻¹), dan N3 (200 kg ha⁻¹). Hasil menunjukkan perlakuan tunggal pupuk kandang kambing berpengaruh nyata pada 10 minggu setelah tanam (MST) dengan K1 efisien untuk tinggi tanaman (149,22 cm) dan K3 terbaik untuk diameter batang (16,88 mm). Pupuk NPK berpengaruh sangat nyata pada 8 dan 10 MST dengan dosis N2 paling efisien. Interaksi kedua pupuk berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman (8 dan 10 MST) serta diameter batang (8 MST), di mana kombinasi K1N1 dan K1N2 memberikan efisiensi pertumbuhan terbaik. Namun, seluruh perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, jumlah cabang, rasio daun-ranting, serta bobot biomassa segar dan kering akibat faktor pembatas lingkungan berupa curah hujan ekstrem dan genangan air (waterlogging) yang memicu pencucian hara (leaching).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Kata Kunci: | Indigofera; Tanah berpasir; Pupuk kandang kambing; NPK 20-10-10 |
| Subjek: | A General Works > AC Collections. Series. Collected works |
| Program Studi: | Fakultas Pertanian Dan Kehutanan > Agroteknologi (S1) |
| Dosen Pembimbing 1: | Saijo |
| Dosen Pembimbing 2: | Nurul Hidayati |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 08:31 |
| Last Modified: | 25 Aug 2026 11:47 |
| URI: | https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/396 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
