DINAMIKA RUMAH TANGGA POLISI DI POLRES BARITO UTARA
Muhammad Faizal (2026) DINAMIKA RUMAH TANGGA POLISI DI POLRES BARITO UTARA. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
|
Text
24.41.233508-Pendahuluan.pdf Download (769kB) |
|
|
Text
24.41.233508-Karya-Full.pdf Restricted to campus network only Download (2MB) |
|
|
Text
24.41.233508-Formulir-Pernyataan.pdf Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD Download (890kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika konflik rumah tangga polisi Muslim di Muara Teweh serta mengkaji relevansi konsep nusyuz dalam hukum Islam terhadap penyelesaian konflik rumah tangga tersebut. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya tekanan profesi kepolisian yang berdampak pada hubungan keluarga, seperti minimnya komunikasi, tekanan emosional, ketimpangan peran domestik, hingga munculnya konflik yang berpotensi dikategorikan sebagai nusyuz. Selama ini, konsep nusyuz lebih sering dipahami sebagai bentuk pembangkangan istri terhadap suami, padahal dalam hukum Islam nusyuz juga dapat dilakukan oleh suami. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris (yuridis-empiris) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pasangan polisi Muslim dan tokoh agama di Muara Teweh, observasi, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif analitis dengan mengintegrasikan pendekatan normatif hukum Islam dan realitas empiris kehidupan rumah tangga polisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika rumah tangga polisi dipengaruhi oleh jam kerja yang tidak menentu, tekanan psikologis pekerjaan, dan ketimpangan peran domestik. Konflik yang muncul tidak hanya berbentuk nusyuz fisik, tetapi juga nusyuz emosional, verbal, dan struktural. Penelitian ini juga menemukan bahwa pemahaman masyarakat terhadap nusyuz masih cenderung sempit dan patriarkis, karena hanya dikaitkan dengan istri. Padahal, pengabaian nafkah batin, minimnya keterlibatan emosional, dan dominasi keputusan rumah tangga oleh suami juga dapat dikategorikan sebagai nusyuz. Oleh karena itu, konsep nusyuz tetap relevan dalam memahami konflik rumah tangga polisi, namun memerlukan reinterpretasi yang lebih kontekstual dengan mempertimbangkan faktor profesi, tekanan kerja, dan prinsip keadilan dalam hukum Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Kata Kunci: | Nusyuz; Hukum Islam; Rumah Tangga Polisi; Konflik Keluarga; Fiqh al-Usrah |
| Subjek: | A General Works > AC Collections. Series. Collected works |
| Program Studi: | Fakultas Hukum > Hukum Keluarga (S1) |
| Dosen Pembimbing 1: | Ariyadi |
| Dosen Pembimbing 2: | Ardi Akbar Tanjung |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 08:44 |
| Last Modified: | 25 Aug 2026 11:47 |
| URI: | https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/409 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
