KESEIMBANGAN ANTARA TUGAS KEPOLISIAN DAN PERAN SEBAGAI SUAMI DALAM RUMAH TANGGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI POLRES BARITO UTARA)

KESEIMBANGAN ANTARA TUGAS KEPOLISIAN DAN PERAN SEBAGAI SUAMI DALAM RUMAH TANGGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI POLRES BARITO UTARA)

Syahrul Ramadhan (2026) KESEIMBANGAN ANTARA TUGAS KEPOLISIAN DAN PERAN SEBAGAI SUAMI DALAM RUMAH TANGGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI POLRES BARITO UTARA). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

[img] Text
24.41.233511-Pendahuluan.pdf

Download (729kB)
[img] Text
24.41.233511-Karya-Full.pdf
Restricted to campus network only

Download (3MB)
[img] Text
24.41.233511-Formulir-Pernyataan.pdf
Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD

Download (776kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi hak dan kewajiban suami-istri dalam keluarga anggota POLRI di Kabupaten Muara Teweh berdasarkan perspektif Kompilasi Hukum Islam (KHI), khususnya Pasal 77–78, serta menelaah keseimbangan antara tugas kepolisian dan peran sebagai suami dalam rumah tangga. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk pemenuhan hak dan kewajiban suami-istri, tantangan yang dihadapi keluarga anggota POLRI, serta implementasi prinsip mu‘āsyarah bil-ma‘rūf dalam kehidupan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas anggota POLRI, istri anggota POLRI, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di lingkungan Kepolisian Resor Barito Utara. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan pendekatan hukum Islam dan realitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hak dan kewajiban suami-istri dalam keluarga anggota POLRI secara umum telah berjalan sesuai dengan ketentuan KHI, terutama dalam aspek pemberian nafkah, pengelolaan rumah tangga, perlindungan keluarga, dan dukungan terhadap pasangan. Istri anggota POLRI berperan besar dalam menjaga stabilitas rumah tangga, mendidik anak, serta memberikan dukungan emosional terhadap suami. Sementara itu, anggota POLRI sebagai suami telah berupaya memenuhi kewajibannya sebagai kepala keluarga, meskipun menghadapi hambatan akibat tuntutan profesi kepolisian yang memiliki jam kerja tidak menentu, tekanan psikologis tinggi, serta keterbatasan waktu bersama keluarga. Penelitian ini juga menemukan bahwa prinsip mu‘āsyarah bil-ma‘rūf tercermin dalam pola komunikasi, musyawarah, kesabaran, dan sikap saling memahami antara pasangan suami-istri. Namun demikian, tantangan berupa kurangnya komunikasi, tekanan emosional pekerjaan, dan ketimpangan pembagian peran domestik masih menjadi faktor yang berpotensi memengaruhi keharmonisan keluarga. Oleh karena itu, diperlukan dukungan institusional melalui pembinaan keluarga, konseling psikologis, dan penguatan nilai-nilai keagamaan untuk menjaga ketahanan keluarga anggota POLRI.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Kata Kunci: Hak dan Kewajiban suami-Istri; Kompilasi Hukum Islam; Keluarga POLRI; Mu'asyarah bil-ma'ruf; Keharmonisan Keluarga
Subjek: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Program Studi: Fakultas Hukum > Hukum Keluarga (S1)
Dosen Pembimbing 1: Achmadi
Dosen Pembimbing 2: Norcahyono
Date Deposited: 19 Aug 2026 08:45
Last Modified: 25 Aug 2026 11:47
URI: https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/410

Actions (login required)

View Item View Item