PEMBERIAN ABU BOILER KELAPA SAWIT DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN JAGUNG PAKAN DI TANAH ULTISOL

PEMBERIAN ABU BOILER KELAPA SAWIT DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN JAGUNG PAKAN DI TANAH ULTISOL

Hanif Rahman Ardianov (2026) PEMBERIAN ABU BOILER KELAPA SAWIT DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN JAGUNG PAKAN DI TANAH ULTISOL. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

[img] Text
22.31.025471-Pendahuluan.pdf

Download (241kB)
[img] Text
22.31.025471-Karya-Full.pdf
Restricted to campus network only

Download (1MB)
[img] Text
22.31.025471-Formulir-Pernyataan.pdf
Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh abu boiler kelapa sawit, pupuk kandang ayam, serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan vegetatif jagung pakan (Zea mays L.) varietas BISI-18 pada tanah Ultisol. Percobaan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah abu boiler kelapa sawit (A) pada taraf 0, 10, dan 20 ton/ha, sedangkan faktor kedua adalah pupuk kandang ayam (C) pada taraf 15, 30, dan 45 ton/ha. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan luas daun pada umur 28–49 hari setelah tanam (HST), serta pH tanah setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang ayam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, dan luas daun pada seluruh umur pengamatan (28–49 HST). Dosis efisien pupuk kandang ayam untuk tinggi tanaman tercapai pada 30 ton/ha di seluruh umur pengamatan, sedangkan diameter batang menunjukkan respons terbaik pada 30 ton/ha (umur 28, 35, dan 42 HST) serta 45 ton/ha (umur 49 HST). Luas daun efisien pada 30 ton/ha (umur 28, 42, dan 49 HST) dan 45 ton/ha (umur 35 HST). Interaksi kedua faktor hanya berpengaruh nyata terhadap luas daun pada umur 35 dan 49 HST, sementara abu boiler kelapa sawit tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh variabel yang diamati. Dosis interaksi efisien untuk luas daun pada umur 35 HST adalah 10 ton/ha abu boiler dengan 30 ton/ha pupuk kandang ayam, sedangkan pada umur 49 HST adalah 0 ton/ha abu boiler dengan 15 ton/ha pupuk kandang ayam

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Kata Kunci: abu boiler kelapa sawit; jagung pakan; pertumbuhan vegetatif; pupuk kandang ayam; tanah Ultisol
Subjek: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Program Studi: Fakultas Pertanian Dan Kehutanan > Agroteknologi (S1)
Dosen Pembimbing 1: Nurul Hidayati
Dosen Pembimbing 2: Pienyani Rosawanti
Date Deposited: 19 Aug 2026 08:50
Last Modified: 25 Aug 2026 11:47
URI: https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/415

Actions (login required)

View Item View Item