STUDI PENENTUAN LOKASI EFEKTIF PEMBANGUNAN IPAL KOMUNAL BEDASARKAN KONDISI INFRASTRUKTUR DAN LINGKUNGAN DI JALAN GALAXI, PALANGKA RAYA

STUDI PENENTUAN LOKASI EFEKTIF PEMBANGUNAN IPAL KOMUNAL BEDASARKAN KONDISI INFRASTRUKTUR DAN LINGKUNGAN DI JALAN GALAXI, PALANGKA RAYA

Muhammad Iqbal Hariadi (2026) STUDI PENENTUAN LOKASI EFEKTIF PEMBANGUNAN IPAL KOMUNAL BEDASARKAN KONDISI INFRASTRUKTUR DAN LINGKUNGAN DI JALAN GALAXI, PALANGKA RAYA. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

[img] Text
19.52.021233-Pendahuluan.pdf

Download (364kB)
[img] Text
19.52.021233-Karya-Full.pdf
Restricted to campus network only

Download (2MB)
[img] Text
19.52.021233-Formulir-Pernyataan.pdf
Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD

Download (1MB)

Abstract

INTISARI Pertumbuhan penduduk dan perkembangan permukiman di Jalan Galaxy, Kota Palangka Raya, telah meningkatkan timbulan air limbah domestik secara signifikan, sementara sebagian besar rumah tangga masih mengandalkan tangki septik individual dan sebagian membuang limbah cair langsung ke saluran drainase terbuka. Kondisi ini menimbulkan urgensi pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal sebagai solusi sanitasi terdesentralisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi infrastruktur dan lingkungan eksisting, mengidentifikasi kriteria prioritas, serta menentukan lokasi paling efektif untuk pembangunan IPAL komunal di kawasan tersebut.Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif berbasis spasial-geografis, dengan menggabungkan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam kerangka Multi-Criteria Decision Making (MCDM). Data primer diperoleh melalui observasi dan pengukuran lapangan, sedangkan data sekunder bersumber dari BPS, KLHK, dan Bappeda Kota Palangka Raya. Tiga zona kandidat lokasi (Zona A, B, dan C) dinilai berdasarkan sembilan kriteria, meliputi ketersediaan lahan, topografi, jarak ke badan air, risiko banjir, aksesibilitas jalan, penerimaan masyarakat, kepemilikan lahan, kepadatan sambungan, dan kondisi jaringan drainase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria jarak terhadap badan air memiliki bobot tertinggi (28,4%), diikuti ketersediaan lahan (17,8%) dan topografi/kemiringan lahan (12,5%), dengan nilai Consistency Ratio sebesar 0,073 yang menunjukkan konsistensi penilaian yang baik. Berdasarkan perhitungan Suitability Index, Zona B di segmen tengah koridor Jalan Galaxy memperoleh skor tertinggi sebesar 4,661 (kategori Sangat Sesuai), unggul pada hampir seluruh kriteria utama, termasuk jarak aman terhadap badan air (±74 m), luas lahan memadai (±230 m²), status lahan fasilitas umum, serta tingkat penerimaan masyarakat tertinggi (70%). Kapasitas desain IPAL komunal yang direkomendasikan di Zona B adalah ≥110 m³/hari menggunakan teknologi biofiltrasi anaerob-aerob. Penelitian ini merekomendasikan percepatan penyusunan Pra-DED, revisi peruntukan lahan, perbaikan jaringan drainase, serta pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) guna mendukung keberlanjutan operasional IPAL komunal. Kata kunci: IPAL komunal, AHP, GIS, suitability index, penentuan lokasi, Jalan Galaxy, Palangka Raya

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Kata Kunci: IPAL Komunall; AHP; GIS; PENENTUAN LOKASI
Subjek: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Program Studi: Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan (S1)
Dosen Pembimbing 1: Rudy Yoga Lesmana
Dosen Pembimbing 2: Gusti Iqbal Tawaqal
Dosen Pembimbing 3: Sari Marlina
Date Deposited: 19 Aug 2026 08:57
Last Modified: 25 Aug 2026 11:47
URI: https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/422

Actions (login required)

View Item View Item