UJI HEDONIK SEDIAAN DEODORAN SEMPROT EKSTRAK ETANOL DAUN KALAKAI (STENOCHLAENA PALUSTRIS (BURM.F.) BEDD.)

UJI HEDONIK SEDIAAN DEODORAN SEMPROT EKSTRAK ETANOL DAUN KALAKAI (STENOCHLAENA PALUSTRIS (BURM.F.) BEDD.)

Riyan Sapari Rizki (2026) UJI HEDONIK SEDIAAN DEODORAN SEMPROT EKSTRAK ETANOL DAUN KALAKAI (STENOCHLAENA PALUSTRIS (BURM.F.) BEDD.). Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

[img] Text
23.71.026848-Pendahuluan.pdf

Download (1MB)
[img] Text
23.71.026848-Karya-Full.pdf
Restricted to campus network only

Download (4MB)
[img] Text
23.71.026848-Formulir-Pernyataan.pdf
Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD

Download (1MB)

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah, salah satunya tumbuhan kalakai (Stenochlaena palustris (Burm.f.) Bedd.) yang banyak ditemukan di wilayah rawa Kalimantan Tengah dan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan alami dalam bidang kosmetik. Salah satu bentuk pemanfaatannya adalah sebagai bahan aktif pada sediaan deodoran semprot alami untuk membantu mengurangi bau badan akibat aktivitas bakteri pada keringat. Daun kalakai diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, fenol, tanin, alkaloid, dan saponin yang memiliki aktivitas antibakteri dan antioksidan sehingga berpotensi digunakan dalam formulasi deodoran herbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap sediaan deodoran semprot ekstrak etanol daun kalakai melalui pengujian hedonik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan tiga variasi formulasi deodoran semprot, yaitu F1, F2, dan F3 berdasarkan perbedaan konsentrasi ekstrak daun kalakai. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Pengumpulan data dilakukan melalui uji hedonik terhadap 30 panelis yang dipilih secara acak dari civitas akademika Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Parameter penilaian meliputi aroma, tekstur, kemudahan penggunaan, tampilan kemasan, dan logo produk menggunakan skala hedonik 1–5. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai persentase tingkat kesukaan panelis terhadap masing-masing formulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formulasi sediaan deodoran semprot berada pada kategori “sangat suka”. Formula F1 memperoleh nilai rata-rata 85,20%, formula F2 sebesar 86,93%, dan formula F3 sebesar 87%. Formula F3 menjadi formulasi yang paling disukai panelis, terutama pada parameter aroma, tampilan kemasan, dan kemudahan penggunaan. Peningkatan konsentrasi ekstrak daun kalakai memberikan pengaruh terhadap tingkat penerimaan panelis terhadap produk yang dihasilkan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sediaan deodoran semprot ekstrak etanol daun kalakai dapat diterima dengan baik oleh panelis dengan kategori pada seluruh formulasi yaitu “sangat suka”, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai produk kosmetik herbal alami yang aman dan diminati masyarakat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci: Daun Kalakai; Deodoran Semprot; Formulasi; Uji Hedonik; Kosmetik Herbal
Subjek: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Program Studi: Fakultas Farmasi > Farmasi (D3)
Dosen Pembimbing 1: Susi Novaryatiin
Dosen Pembimbing 2: Halida Suryadini
Dosen Pembimbing 3: Rabiatul Adawiyah
Date Deposited: 19 Aug 2026 09:03
Last Modified: 25 Aug 2026 11:47
URI: https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/428

Actions (login required)

View Item View Item