UJI IRITASI SEDIAAN DEODORAN SEMPROT EKSTRAK ETANOL DAUN KALAKAI (STENOCHLAENA PALUSTRIS (BURM.F.)BEDD) PADA KELINCI ALBINO

UJI IRITASI SEDIAAN DEODORAN SEMPROT EKSTRAK ETANOL DAUN KALAKAI (STENOCHLAENA PALUSTRIS (BURM.F.)BEDD) PADA KELINCI ALBINO

Aldo Dwi Septian (2026) UJI IRITASI SEDIAAN DEODORAN SEMPROT EKSTRAK ETANOL DAUN KALAKAI (STENOCHLAENA PALUSTRIS (BURM.F.)BEDD) PADA KELINCI ALBINO. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

[img] Text
23.71.026847-Pendahuluan.pdf

Download (311kB)
[img] Text
23.71.026847-Karya-Full.pdf
Restricted to campus network only

Download (2MB)
[img] Text
23.71.026847-Formulir-Pernyataan.pdf
Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD

Download (1MB)

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku kosmetik alami, salah satunya adalah daun kalakai (Stenochlaena palustris). Daun kalakai diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, fenol, dan tanin yang berpotensi sebagai antioksidan dan antibakteri, sehingga dapat dimanfaatkan dalam sediaan deodoran. Namun, sebelum digunakan secara luas, perlu dilakukan uji keamanan, salah satunya melalui uji iritasi kulit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi iritasi dan tingkat keamanan sediaan deodoran semprot ekstrak etanol daun kalakai pada kelinci albino. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan satu ekor kelinci albino sebagai hewan uji. Sediaan deodoran diformulasikan dengan konsentrasi ekstrak 10% dan diuji menggunakan metode uji iritasi secara in vivo. Parameter yang diamati meliputi eritema (kemerahan) dan edema (pembengkakan) pada kulit yang diamati pada jam ke-24, 48, dan 72 setelah aplikasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Primary Irritation Index (PII).Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan deodoran semprot ekstrak etanol daun kalakai tidak menimbulkan reaksi iritasi yang signifikan pada kulit kelinci albino. Nilai PII yang diperoleh termasuk dalam kategori dapat diabaikan (negligible), sehingga sediaan dinyatakan aman dan tidak bersifat iritatif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sediaan deodoran semprot ekstrak etanol daun kalakai berpotensi sebagai alternatif deodoran berbahan alami yang aman digunakan pada kulit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci: Daun kalakai; Deodoran semprot; Uji iritasi; Kelinci albino; Primary Irritation Index (PII)
Subjek: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Program Studi: Fakultas Farmasi > Farmasi (D3)
Dosen Pembimbing 1: Rabiatul Adawiyah
Date Deposited: 19 Aug 2026 09:10
Last Modified: 25 Aug 2026 11:47
URI: https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/435

Actions (login required)

View Item View Item