ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL MENGGUNAKAN METODE PEDOMAN KAPASITAS JALAN INDONESIA (PKJI) 2023 (STUDI KASUS : JALAN WALTER CONDRAD - JALAN K.H DEWANTARA KOTA SAMPIT)
Mahmud (2026) ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL MENGGUNAKAN METODE PEDOMAN KAPASITAS JALAN INDONESIA (PKJI) 2023 (STUDI KASUS : JALAN WALTER CONDRAD - JALAN K.H DEWANTARA KOTA SAMPIT). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
|
Text
19.51.020969-Pendahuluan.pdf Download (452kB) |
|
|
Text
19.51.020969-Karya-Full.pdf Restricted to campus network only Download (2MB) |
|
|
Text
19.51.020969-Formulir-Pernyataan.pdf Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD Download (530kB) |
Abstract
Mahmud, Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal Menggunakan Metode Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 (Studi Kasus: Jalan Walter Condrad – Jalan K.H Dewantara Kota Sampit) Dibimbing oleh Pembimbing I Ir. Nirwana Puspasari, ST., MT, Pembimbing II Ir. Reza Zulfikar Akbar, ST., M.Sc. ABSTRAK Persimpangan Jl. Walter Condrad – Jl. K.H. Dewantara merupakan salah satu titik krusial yang menghubungkan pusat Kota Sampit dan menjadi akses utama menuju berbagai fasilitas pendidikan, termasuk Universitas Muhammadiyah Sampit. Tingginya konsentrasi kendaraan pada persimpangan tak bersinyal ini berpotensi menimbulkan masalah lalu lintas seperti penundaan akibat buruknya kinerja pelayanan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang tak bersinyal tersebut dengan mengukur volume lalu lintas, kapasitas jalan, derajat kejenuhan, tundaan, serta peluang antrean. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi langsung di lapangan selama tiga hari dalam satu minggu pada jam sibuk, yaitu pukul 06.00–08.00 WIB dan 15.00–17.00 WIB. Sementara itu, data sekunder diperoleh dari badan dinas terkait seperti Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil analisis menunjukkan bahwa volume lalu lintas pada jam puncak terjadi pada hari Senin pagi dengan total arus (Q) sebesar 1.878,3 smp/jam. Kapasitas simpang (C) dihitung sebesar 2.253 smp/jam, yang menghasilkan nilai derajat kejenuhan (Dj) sebesar 0,834. Tundaan simpang rata-rata (T) adalah 14,08 detik/smp dengan peluang antrean (Pa) berkisar antara 27,96% hingga 55,34%. Berdasarkan hasil parameter tersebut, Tingkat Pelayanan (Level of Service) pada simpang ini dikategorikan dalam Tingkat Pelayanan B, yang berarti arus lalu lintas masih stabil namun kecepatan kendaraan mulai dibatasi oleh volume kendaraan. Untuk menjaga dan meningkatkan kinerja simpang di masa mendatang, disarankan adanya evaluasi geometrik jalan seperti pelebaran pendekat simpang guna memperbesar kapasitas jalan. Kata Kunci: Simpang Tak Bersinyal, Volume Lalu Lintas, Jalan Kota Sampit.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Kata Kunci: | Simpang Tak Bersinyal; Volume Lalu Lintas; Jalan Kota Sampit; Kinerja Lalu Lintas |
| Subjek: | A General Works > AC Collections. Series. Collected works |
| Program Studi: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil (S1) |
| Dosen Pembimbing 1: | Nirwana Puspasari |
| Dosen Pembimbing 2: | Reza Zulfikar Akbar |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 09:16 |
| Last Modified: | 25 Aug 2026 11:47 |
| URI: | https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/441 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
