IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI UNTUK MASYARAKAT KURANG MAMPU DI KELURAHAN KUMAI HILIR KECAMATAN KUMAI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
EKO SULISTYANTO (2026) IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI UNTUK MASYARAKAT KURANG MAMPU DI KELURAHAN KUMAI HILIR KECAMATAN KUMAI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
|
Text
24.11.233159-Pendahuluan.pdf Download (498kB) |
|
|
Text
24.11.233159-Karya-Full.pdf Restricted to campus network only Download (940kB) |
|
|
Text
24.11.233159-Formulir-Pernyataan.pdf Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD Download (248kB) |
Abstract
Program bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) BSPS merupakan program yang dibentuk dengan tujuan memperbaiki kondisi fisik rumah dengan melakukan renovasi sehingga masyarakat mendapatkan rumah yang layak untuk ditempati. Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dipandang mampu mengurangi kemiskinan dan meratakan kesejahteraan bagi masyarakat melalui pembangunan hunian yang layak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Program Bantuan rumah tidak layak huni di Kelurahan Kumai Hilir Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Bantuan rumah tidak layak huni di Kelurahan Kumai Hilir Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat belum berjalan optimal, hal ini di karenakan ada beberapa hambatan dilapangan seperti keterlambatan penyediaan bahan baku dan dana upah tukang yang dibayarkan setelah selesai pelaksanaan program sehingga memberatkan penerima bantuan, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai mekanisme dalam pelaksanaan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni seperti pembuatan RAB, penerima rumah bantuan layak huni juga harus memiliki tanah sendiri untuk terlaksananya pembangunan rehab rumah, padahal masyarakat sekitar yang kurang mampu tidak memiliki tanah karena harga tanah yang semakin tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RLH) sangat memberi dampak yang positif bagi masyarakat, namun rendahnya Sumber Daya Manusia dan kurangnya pengawasan dari Tenaga fasilaitator lapangan (TFL) dan aparat pemerintahan serta birokrasi yang lama menjadi penghambat pelaksanaan Program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjek: | A General Works > AC Collections. Series. Collected works |
| Program Studi: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Dosen Pembimbing 1: | Desy Selawaty |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 03:49 |
| Last Modified: | 25 Aug 2026 10:15 |
| URI: | https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/524 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
