STUDI LITERATUR: PENGARUH KUALITAS SAMPEL SPUTUM YANG BERCAMPUR SALIVA TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN TES CEPAT MOLEKULER PADA DETEKSI TUBERKULOSIS

STUDI LITERATUR: PENGARUH KUALITAS SAMPEL SPUTUM YANG BERCAMPUR SALIVA TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN TES CEPAT MOLEKULER PADA DETEKSI TUBERKULOSIS

Samiah (2026) STUDI LITERATUR: PENGARUH KUALITAS SAMPEL SPUTUM YANG BERCAMPUR SALIVA TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN TES CEPAT MOLEKULER PADA DETEKSI TUBERKULOSIS. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

[img] Text
23.72.026799-Pendahuluan.pdf

Download (334kB)
[img] Text
23.72.026799-Karya-Full.pdf
Restricted to campus network only

Download (3MB)
[img] Text
23.72.026799-Formulir-Pernyataan.pdf
Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD

Download (858kB)

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi masalah kesehatan global yang memerlukan diagnosis cepat dan akurat. Tes Cepat Molekuler (TCM) merupakan salah satu metode diagnosis TB yang memiliki sensitivitas tinggi, namun kualitas sputum sebagai sampel pemeriksaan tetap dapat memengaruhi hasil pemeriksaan. Secara teori, TCM dianjurkan menggunakan sputum berkualitas baik namun, pada praktiknya sering ditemukan sputum yang bercampur saliva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas sampel sputum yang bercampur saliva terhadap hasil pemeriksaan TCM pada deteksi TB. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif. Didapatkan 10 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi terdiri atas 6 jurnal inti dan 4 jurnal pendukung yang dianalisis. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menyatakan sputum berkualitas baik yang bersifat mukoid atau mukopurulen, memberikan hasil deteksi yang lebih optimal dibandingkan sputum yang bercampur saliva. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa TCM masih mampu mendeteksi Mycobacterium tuberculosispada sputum yang bercampur saliva karena memiliki sensitivitas yang tinggi. Dapat disimpulkan bahwa kualitas sampel sputum yang bercampur saliva berpengaruh terhadap hasil pemeriksaan TCM pada deteksi tuberkulosis. Oleh karena itu, penggunaan sputum dengan kualitas yang baik tetap dianjurkan untuk memperoleh hasil pemeriksaan yang optimal dan konsisten.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci: Tuberkulosis; Tes Cepat Molekuler; Sputum; Saliva; GeneXpert
Subjek: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Program Studi: Fakultas Teknologi Laboratorium Medik > Teknologi Laboratorium Medik (D3)
Dosen Pembimbing 1: Windya Nazmatur Rahmah
Date Deposited: 21 Aug 2026 03:41
Last Modified: 25 Aug 2026 11:47
URI: https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/576

Actions (login required)

View Item View Item