UJI METABOLIT SEKUNDER CAIRAN KANTONG SEMAR (NEPENTHES SPP.) DI KAWASAN TWA BUKIT TANGKILING
Siti Rahmah (2026) UJI METABOLIT SEKUNDER CAIRAN KANTONG SEMAR (NEPENTHES SPP.) DI KAWASAN TWA BUKIT TANGKILING. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
|
Text
index.html Download (3kB) |
|
|
Text
22.61.025479-Karya-Full.pdf Restricted to campus network only Download (2MB) |
|
|
Text
22.61.025479-Formulir-Pernyataan.pdf Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD Download (682kB) |
Abstract
Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk tumbuhan karnivora seperti Nepenthes yang berpotensi mengandung senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan skrining fitokimia terhadap metabolit sekunder pada cairan kantong Nepenthes gracilis yang dikoleksi dari Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling, Kalimantan Tengah. Pengambilan sampel dilakukan pada Oktober 2025 hingga Januari 2026 menggunakan metode purposive sampling untuk mewakili kantong terbuka dan tertutup. Cairan kantong diekstraksi dan disimpan pada suhu ±4°C sebelum dianalisis. Uji fitokimia kualitatif dilakukan untuk mendeteksi alkaloid (Mayer, Wagner, Dragendorff), flavonoid (Mg dan HCl pekat), saponin (uji busa), tanin (FeCl₃), serta steroid/terpenoid (reaksi Liebermann–Burchard), dengan seluruh pengujian dilakukan sebanyak tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan respons negatif terhadap seluruh golongan metabolit yang diuji pada kedua kondisi kantong, ditandai dengan tidak adanya perubahan warna, endapan, maupun pembentukan busa. Temuan ini mengindikasikan bahwa metabolit sekunder utama tidak terdeteksi dengan metode kualitatif yang digunakan. Namun, faktor lingkungan seperti suhu, intensitas cahaya, pH tanah, dan ketersediaan unsur hara dapat memengaruhi ekspresi metabolit. Selain itu, fungsi cairan kantong sebagai media pencernaan serta keberadaan komunitas mikroba juga diduga berkontribusi terhadap rendahnya konsentrasi metabolit. Keterbatasan metode skrining kualitatif kemungkinan turut memengaruhi sensitivitas deteksi senyawa. Oleh karena itu, penelitian lanjutan menggunakan teknik analisis yang lebih maju seperti kromatografi atau spektroskopi disarankan untuk memperoleh profil kimia yang lebih komprehensif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Kata Kunci: | Skrining fitokimia; Nepenthes gracilis; cairan kantong; metabolit sekunder; ekosistem tropis |
| Subjek: | A General Works > AC Collections. Series. Collected works |
| Program Studi: | Fakultas Pertanian Dan Kehutanan > Kehutanan (S1) |
| Dosen Pembimbing 1: | Kamaliah |
| Dosen Pembimbing 2: | Ardiyansyah Purnama |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 01:58 |
| Last Modified: | 25 Aug 2026 11:47 |
| URI: | https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/90 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
