GAMBARAN AMPHETAMINE PADA RESPONDEN REHABILITASI DI BNN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERIODE JANUARI 2025 - JANUARI 2026

GAMBARAN AMPHETAMINE PADA RESPONDEN REHABILITASI DI BNN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERIODE JANUARI 2025 - JANUARI 2026

Muhammad Iqbal Hakim (2026) GAMBARAN AMPHETAMINE PADA RESPONDEN REHABILITASI DI BNN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERIODE JANUARI 2025 - JANUARI 2026. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

[img] Text
23.72.027140-Pendahuluan.pdf

Download (683kB)
[img] Text
23.72.027140-Karya-Full.pdf
Restricted to campus network only

Download (2MB)
[img] Text
23.72.027140-Formulir-Pernyataan.pdf
Restricted to Terbatas untuk pengelola ETD

Download (2MB)

Abstract

Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA), khususnya zat stimulan seperti amphetamine, merupakan masalah kesehatan masyarakat yang kompleks dan memerlukan penanganan terpadu akibat dampak buruknya terhadap kerusakan fungsi organ fisik, gangguan mental, hingga penurunan produktivitas dan masalah sosial. Dalam program rehabilitasi, pemeriksaan laboratorium menggunakan sampel urine dengan metode imunokromatografi (rapid test) menjadi standar baku untuk deteksi awal dan pemantauan kepatuhan (abstinence) responden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengguna amphetamine pada responden rehabilitasi di BNN Provinsi Kalimantan Tengah periode tahun 2025 sampai Januari 2026. Jenis penelitian ini adalah deskriptif menggunakan data sekunder dari catatan laboratorium atau rekam medis rehabilitasi. Dari total 58 data awal, dipilih sampel sebanyak 28 responden yang masuk dalam kategori golongan zat utama amphetamine (AMP). Proporsi hasil pemeriksaan urine awal menunjukkan 16 responden (57,1%) memberikan hasil positif amphetamine dari 28 sampel. Berdasarkan kelompok usia, hasil positif tertinggi terkonsentrasi pada usia 20-29 tahun yaitu (72,7%). Berdasarkan jenis kelamin, hasil positif sebagian besar oleh responden laki-laki yaitu (57,7%). Pemeriksaan amphetamine menggunakan metode imunokromatografi bermanfaat sebagai instrumen uji tapis awal bagi responden rehabilitasi. Hasil deteksi positif amphetamine di BNN Provinsi Kalimantan Tengah mayoritas ditemukan pada responden laki-laki dalam rentang usia produktif. Laboratorium disarankan untuk terus mempertahankan mutu pemeriksaan melalui kepatuhan ketat pada tahap pra-analitik, analitik, dan pasca-analitik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci: NAPZA; Amphetamine; Imunokromatografi; BNN
Subjek: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Program Studi: Fakultas Teknologi Laboratorium Medik > Teknologi Laboratorium Medik (D3)
Dosen Pembimbing 1: Fera Sartika
Dosen Pembimbing 2: Al Hidayani
Dosen Pembimbing 3: Windya Nazmatur Rahmah
Date Deposited: 21 Aug 2026 03:37
Last Modified: 25 Aug 2026 11:47
URI: https://etd.umpr.ac.id/id/eprint/574

Actions (login required)

View Item View Item